Awalnya aku mengira Kartika jahat, tapi kilas balik masa kecil mereka mengubah pandanganku sepenuhnya. Saat Kecil, Raizen yang memberi makan Kartika yang kelaparan menunjukkan ikatan tulus di antara mereka. Sekarang melihat Raizen diperlakukan seperti sampah di depan pintu, rasanya seperti ada pisau yang menusuk dada. Transformasi hubungan dari saling menjaga menjadi saling menyakiti adalah inti cerita yang kuat dalam Aku, Kamu dan Masa lalu.
Ekspresi wajah Raizen saat dipaksa bersujud di atas salju benar-benar memukau. Dari tatapan penuh harap hingga keputusasaan total saat Kartika menutup pintu, setiap detiknya terasa mencekam. Darah yang bercampur dengan riasan tebal menciptakan visual yang artistik namun menyedihkan. Aku, Kamu dan Masa lalu berhasil menampilkan penderitaan karakter utama dengan cara yang sangat visual dan tanpa perlu banyak dialog.
Sulit menebak isi hati Kartika. Di satu sisi dia terlihat kejam membiarkan Raizen menderita, tapi di sisi lain ada air mata yang jatuh saat dia berbalik pergi. Mungkin ada alasan tersembunyi mengapa dia harus bersikap dingin seperti ini. Adegan dia merapikan kerah baju sebelum menyuruh orang menyeret Raizen menunjukkan dia sedang menahan emosi. Aku, Kamu dan Masa lalu pandai membangun misteri pada karakter wanitanya.
Visualisasi dalam video ini sangat kuat. Lentera merah yang menyala di Kediaman Surya melambangkan perayaan atau pernikahan, sementara salju putih yang dingin melambangkan kematian harapan Raizen. Kontras warna merah dan putih ini sangat estetik tapi juga menyiratkan tragedi. Raizen yang merangkak di antara dua warna ekstrem ini seolah terjebak di antara cinta dan kebencian. Sebuah mahakarya visual singkat.
Adegan masa kecil di mana Raizen memberikan roti kepada Kartika yang kelaparan adalah momen paling manis yang pernah kulihat. Senyum polos mereka bertolak belakang dengan kenyataan dewasa yang pahit. Raizen yang dulu melindungi Kartika, kini justru disakiti olehnya. Perubahan dinamika ini membuat penonton bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka. Aku, Kamu dan Masa lalu punya premis cerita yang sangat menarik.