Adegan minum teh yang tenang tiba-tiba berubah menjadi pertarungan sengit! Pria berjubah hitam menyerang dengan gerakan silat yang cepat, namun pria berkulit hitam tetap tenang dan membalas dengan teknik bela diri yang luar biasa. Suasana tegang di taman mewah ini benar-benar membuat jantung berdebar. Adegan ini mengingatkan saya pada konflik dramatis dalam CEO Cantik dan Mantan Tentara, di mana ketenangan sering kali hanya ilusi sebelum badai datang. Ekspresi wajah para aktor sangat hidup, terutama saat pria tua itu menyaksikan pertarungan dengan tatapan tajam. Aksi koreografinya halus dan realistis, membuat penonton merasa seperti berada di lokasi kejadian.