PreviousLater
Close

Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! Episode 34

2.0K2.2K

Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus!

Sebagai asisten CEO, Marlen tiap hari mau dipecat, namun kode acaknya justru memperbaiki bug perusahaan. Saat meramalkan tren, ia malah membantu perusahaan meraup miliaran. CEO memeluknya: "Kamu ditakdirkan untuk terus meraih sukses denganku."
  • Instagram
Ulasan episode ini

Voucher Kerja Impian

Awalnya kira bakal sedih karena mengundurkan diri, ternyata malah dapat voucher santai dari bos berkacamata. Lucu banget dinamika kantornya di Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! ini. Si robot anjing juga imut parah, bikin pengen punya teman kerja kayak gitu. Endingnya bikin penasaran siapa yang menelepon bos.

Berani Mengundurkan Diri Demi Dunia

Gadis ini berani banget mengajukan surat pengunduran diri cuma karena pengen lihat dunia luas. Bos berambut pirang malah santai minum teh bubble sementara bos lain panik. Cerita di Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! memang selalu penuh kejutan. Voucher bebas telat itu sih impian semua karyawan kantor ya bener?

Gambar Robot Berharga

Detail gambar robot di kertas kuning itu ternyata penting banget sampai bikin si bapak tua tersenyum. Nggak nyangka kalau hubungan mereka sedalam itu. Penonton Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! pasti bakal baper di bagian ini. Animasinya halus dan ekspresi karakternya hidup banget, layak ditonton.

Asmara di Kantor

Siapa yang nggak mau dapat voucher tetap digaji tapi bebas telat? Bos berkacamata sepertinya terlalu baik hati atau ada maksud lain. Kejutan alur di Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! ini bikin geleng kepala. Si gadis malah tersipu saat minum teh bubble, ada asmara terselubung kah di antara mereka?

Kantor Jadi Cair

Suasana kantor yang biasanya tegang jadi cair berkat kehadiran robot anjing lucu. Gadis itu kelihatan lega banget setelah nulis surat pengunduran diri. Jalan cerita di Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! nggak neko-neko tapi menyentuh hati. Pengen tahu kelanjutan nasib si bos yang lagi menelepon dengan wajah pucat.

Kontras Dua Dunia

Dari tempat daur ulang sampai ruang rapat mewah, kontrasnya menarik banget. Si gadis tetap tenang menghadapi dua bos dengan karakter berbeda. Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! sukses bikin penonton ikut bawa perasaan. Voucher santai itu sih hadiah terbaik buat karyawan kelelahan kerja kayak kita semua.

Bos Berdoa Lucu

Ekspresi bos berkacamata saat berdoa sebelum rapat itu lucu banget, kayak lagi harap-harap cemas. Ternyata dia yang bagi-bagi voucher spesial buat si gadis. Cerita di Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! penuh dengan kejutan manis. Robot anjingnya juga nggak cuma pajangan, ada peran penting pastinya.

Ingin Ikut Mengundurkan Diri

Nonton ini jadi pengen mengundurkan diri juga deh lihat kebebasannya si tokoh utama. Bos pirang yang keren banget kontras sama bos kacamata yang panikan. Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! menggambarkan dunia kerja dengan cara unik. Akhir cerita telepon itu bikin tegang, ada masalah besar apa sih yang bakal terjadi?

Surat Puitis

Surat pengunduran diri dengan tulisan dunia begitu luas itu puitis banget. Si gadis kelihatan menemukan tujuan hidupnya berkat gambar robot itu. Penonton setia Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! pasti paham perasaan lega ini. Teh bubble di tangan bos pirang jadi simbol santai di tengah krisis kantor yang ada.

Alur Tidak Terduga

Alurnya nggak tebakan, dari tempat sampah sampai kantor pusat. Si bapak tua di awal ternyata punya hubungan emosional sama gambar robot itu. Hidup di Novel: Karierku Melesat Terus! emang jagonya mainin emosi penonton. Bos yang menelepon sambil keringatan dingin bikin penasaran banget sama kelanjutannya.