Adegan ini benar-benar membuat bulu kuduk berdiri! Kontras antara wanita berbaju ungu yang tenang minum teh sementara pria di dekatnya dihukum cambuk menciptakan ketegangan luar biasa. Ekspresi dinginnya seolah berkata bahwa kekuasaan ada di tangannya. Wanita berbaju merah yang marah justru terlihat tidak berdaya di hadapan ketenangan itu. Alur cerita dalam Kematian Adalah Awal Balas Dendam ini sangat cerdas memainkan psikologi penonton tanpa perlu banyak dialog. Detail gerakan tangan dan tatapan mata para aktris benar-benar hidup dan penuh makna. Penonton dibuat bertanya-tanya apa dosa pria itu dan mengapa hukumannya begitu kejam. Suasana istana kuno dengan arsitektur tradisional menambah kesan dramatis yang kuat. Setiap detik terasa seperti permainan catur yang mematikan antara para bangsawan.