Desain makhluk mitos dalam serial ini benar-benar memukau mata. Singa biru dengan tato emas di tubuhnya terlihat sangat gagah dan misterius. Saat mereka muncul di malam hari, efek cahaya dari rantai api pada kera putih menambah ketegangan suasana. Penonton akan merasa adrenalin meningkat setiap kali mereka bergerak siap bertarung melindungi tuan mereka.
Pemuda rambut panjang itu menunjukkan ketenangan luar biasa di tengah bahaya. Tatapan matanya tajam menghadap musuh jauh lebih besar. Dia berpikir dulu, terlihat dari lampu ide muncul di atas kepala. Karakter ini membuat cerita Menguji Dewa, Selamatkan Dunia semakin menarik untuk diikuti setiap episodenya.
Ekspresi wajah kakek berjenggot putih sangat dalam menyampaikan emosi. Kerutan di dahinya menunjukkan beban berat yang dipikul selama bertahun-tahun. Dia sepertinya mengetahui rahasia besar yang bisa mengubah nasib semua murid di hutan itu. Penonton pasti penasaran apa hubungan dia dengan pemuda utama yang sedang berjuang sendirian di atas tebing curam tersebut.
Kemunculan dua sosok perempuan di akhir video memberikan kontras warna yang indah. Yang satu berpakaian putih bersih seperti bulan, sementara lainnya berpakaian merah hitam dengan mata menyala. Desain karakter mereka sangat detail mulai dari aksesori rambut hingga ekspresi wajah yang menggoda. Ini menambah variasi visual selain adegan pertarungan makhluk buas yang mendominasi sebagian besar durasi tayangan ini.
Efek visual saat burung hitam membuka sayapnya sungguh epik. Kilatan petir kuning yang mengelilingi tubuhnya terlihat sangat hidup dan berbahaya. Api yang membakar rantai pada kera putih juga memberikan kesan panas yang nyata. Kualitas animasi seperti ini jarang ditemukan di serial sejenis. Saya menontonnya di aplikasi netshort dan gambarnya sangat jernih bahkan di layar ponsel kecil sekalipun.