Adegan pengkhianatan ini benar-benar membuat saya terkejut melihatnya. Pengkhianat berbaju biru itu tertawa sambil menusuk orang tua tersebut, sungguh kejam sekali. Dalam Pedang Karat Berdarah, konflik keluarga memang selalu menjadi inti cerita yang paling menyakitkan untuk ditonton setiap episodenya.
Sang Jenderal Wanita terlihat sangat gagah dan berwibawa di bawah cahaya bulan. Ekspresinya dingin saat menerima kotak berisi akar ginseng yang bersinar aneh. Saya suka bagaimana karakter ini digambarkan kuat tanpa perlu banyak bicara dalam Pedang Karat Berdarah ini.
Sang Pengembara sepertinya menyimpan kekuatan tersembunyi yang sangat besar. Dia hanya diam memperhatikan semuanya terjadi tanpa ikut campur tangan sedikitpun. Penonton pasti penasaran siapa sebenarnya dia dalam cerita Pedang Karat Berdarah yang penuh misteri ini.
Suasana malam yang gelap dengan bulan penuh menambah ketegangan setiap adegan berlangsung. Darah yang mengalir di lantai batu terlihat sangat nyata dan mengerikan bagi saya. Kualitas visual dalam Pedang Karat Berdarah memang selalu berhasil membangun suasana mencekam seperti ini.
Sang Pengawal mengambil benda kecil dari tanah dengan hati-hati sekali. Mungkin itu adalah bukti penting yang akan mengubah jalannya cerita nanti. Saya menunggu episode berikutnya untuk melihat apa fungsi benda tersebut dalam Pedang Karat Berdarah ini.