Adegan di Restoran Terakhir di Dunia Kiamat benar-benar menyentuh hati. Ekspresi para penyintas yang kelaparan berubah menjadi haru saat mencium aroma sup tomat panas itu sangat realistis. Koki berkulit pucat itu ternyata punya sisi lembut yang tak terduga. Momen ketika gadis kecil itu menangis sambil memeluk mangkuk sup membuat saya ikut terharu. Detail uap makanan dan kilau cahaya di kuah sup digambar dengan sangat indah. Ini bukan sekadar soal makan, tapi tentang harapan yang kembali menyala di tengah keputusasaan.