PreviousLater
Close

(Sulih suara) Main Lemah, Tapi Kuat Episode 20

13.1K195.7K

(Sulih suara) Main Lemah, Tapi Kuat

Kekaisaran Aurelian menggelar turnamen untuk mencari suami bagi Putri Isolde, hingga seorang penjahat dari Utara mengamuk. Ajaibnya, si penjahat itu langsung diuapkan mantra dewa misterius. Saat Kael, Penyihir Utama, menyelidikinya, ia menemukan ahli sejati itu adalah Lucien, pria yang selama ini dicemooh sebagai pecundang.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Lihat Selengkapnya

Dendam Valerian Menggigit

Ekspresi Valerian saat kalah benar-benar penuh dendam! Tatapan matanya merah menyala membuat merinding. Raja di singasana terlihat sangat tenang menghadapi ancaman ini. Aku baru nonton bagian ini di (Sulih suara) Main Lemah, Tapi Kuat dan langsung terpikat sama konfliknya. Penataan cahaya saat dia bersumpah balas dendam sangat dramatis sekali.

Raja Terlalu Santai

Raja itu terlalu santai padahal ada penyihir yang marah di depannya. Kayaknya dia punya rencana lain yang belum kita tahu. Aurellian berdiri tegak tanpa rasa takut sedikitpun. Adegan ini bikin penasaran kelanjutannya nanti. Kostum bulu di baju Valerian terlihat sangat detail dan mahal pembuatannya.

Arena Koloseum Mencekam

Ancaman dari Wilayah Barat Laut terdengar serius banget. Valerian sampai ludah darah tapi tetap berani tantang Raja. Aku suka banget ketegangan di arena koloseum ini. Nonton di (Sulih suara) Main Lemah, Tapi Kuat memang selalu bikin deg-degan. Siapa sebenarnya orang yang dimaksud Aurellian tadi?

Pertanyaan Sang Pangeran

Pangeran Valerian di balkon itu terlihat meremehkan musuh. Pertanyaannya tajam banget soal penyihir terhebat. Suasana penonton di belakangnya ramai tapi tetap fokus ke bawah. Detail emas di mahkota Raja benar-benar mewah. Aku yakin musim berikutnya akan lebih panas lagi konfliknya.

Karisma Aurellian Putih

Saat Valerian diseret pergi, dia masih sempat teriak soal Wilayah Utara. Semangat juangnya tinggi meski sudah kalah telak. Aurellian punya karisma yang sangat kuat di adegan ini. Kostum putihnya bersih berbeda mencolok dengan tanah berdebu. Nonton karya ini bikin lupa waktu saking serunya.

Dialog Singkat Padat

Dialog antara Raja dan Valerian singkat tapi padat makna. Cuma segini? Kalimat itu sangat merendahkan lawan. Aku suka cara sutradara mengambil sudut pandang rendah saat Valerian di tanah. Efek riasan luka dan cat wajah sangat nyata. (Sulih suara) Main Lemah, Tapi Kuat memang tidak pernah gagal bikin baper.

Otoritas Raja Mutlak

Penonton di tribun terlihat antusias banget sama pertarungan ini. Bendera merah di atas berkibar indah terkena angin. Raja mengangkat tangan tanda cukup, otoritasnya benar-benar terasa. Aku penasaran siapa yang akan muncul selanjutnya. Valerian jelas bukan musuh biasa bagi kerajaan ini.

Kekuatan Tersembunyi

Aurellian bilang bukan tandingan bagi negara kecil, itu sangat percaya diri. Mungkin dia punya kekuatan tersembunyi. Valerian merangkak di tanah tapi matanya tetap tajam. Aku suka alur cerita yang tidak menebak ini. Efek suara saat dia jatuh terdengar sangat berat dan nyata.

Prajurit Tanpa Ampun

Prajurit yang menyeret Valerian terlihat sangat kuat fisiknya. Tidak ada ampun bagi musuh kerajaan. Raja duduk di tahta emas dengan wibawa tinggi. Latar belakang bangunan klasik sangat megah. Aku baru sadar nonton (Sulih suara) Main Lemah, Tapi Kuat itu membuat ketagihan banget ceritanya.

Warna Emas dan Merah

Janji balas dendam dari Valerian pasti akan jadi alur cerita utama nanti. Wilayah Utara dan Barat Laut sepertinya bersatu lawan Raja. Aurellian tetap diam saja seolah sudah menang. Aku tunggu bagian berikutnya untuk lihat strateginya. Tampilan warna emas dan merah dominan di adegan ini sangat cantik.