Arga, yang dulu acuh terhadap Feni, kini menyesali sikapnya setelah Feni meninggal. Dia menolak semua tawaran bisnis dan konflik internal di perusahaannya, hanya ingin berada di dekat makam Feni. Namun, keluarga Feni menentangnya, mengungkit bagaimana Arga menyiksa Feni saat masih hidup dan kini tidak mau melepaskannya bahkan setelah kematian.Akankah Arga bisa menemukan kedamaian atau apakah penyesalannya akan menghancurkan dirinya sendiri?