Shenia menghadapi kenyataan pahit bahwa Hendra tidak hanya melupakan janjinya tetapi juga merendahkan dirinya di depan umum, memaksanya untuk memutuskan hubungan dan menerima perjodohan yang telah diatur keluarganya.Akankah Shenia benar-benar bisa melupakan Hendra dan menerima perjodohannya?