Seno, Mahaguru Gunung Aruna, gagal pertapaan dan jiwanya pindah ke menantu ejekan Kota Naga. Disuruh masuk keluarga kaya untuk Pernikahan Penolak Bala, dia cuma bilang: “Bayar dulu mahar-nya.” Dicap pemarah, disuruh berubah, dia balik: “Menantu sekalipun, aku tetap berkuasa, tak ada yang berani mengusikku!”