Adegan ini benar-benar menusuk hati. Wanita tua itu menangis sambil memegang tongkat, seolah-olah seluruh beban keluarga jatuh di bahunya. Lelaki berkaca mata yang berlutut kelihatan seperti sedang memohon keampunan, tapi ada sesuatu yang ganjil dalam senyumannya. Gadis berbaju merah berdiri diam, tapi matanya bercerita banyak. Dalam Jangan Main-Main Dengan Puteri, setiap watak bawa emosi yang berat, dan kita sebagai penonton hanya mampu menahan nafas. Suasana mewah ruang tamu itu kontras dengan kehancuran yang berlaku di dalamnya.