Adegan pembuka dengan bendera bertuliskan janji penyembuhan langsung menarik perhatian. Suasana di Tiga Pembawa Tuah, Rumah Makmur! terasa sangat hidup dengan interaksi antara tokoh tua yang berwibawa dan budak-budak yang polos. Ekspresi wajah para pelakon benar-benar menghidupkan cerita rakyat ini, membuat penonton merasa seperti bagian dari kerumunan yang antusias menunggu keajaiban terjadi di halaman kuil tersebut.
Tiga budak kecil dengan kostum warna-warni menjadi pusat perhatian dalam drama Tiga Pembawa Tuah, Rumah Makmur!. Mereka tidak hanya lucu tapi juga terlihat sangat semula jadi saat berinteraksi dengan orang dewasa. Momen ketika mereka membagikan mangkuk kecil kepada penduduk yang sakit menunjukkan sisi kemanusiaan yang kuat. Kostum merah, biru, dan hijau muda mereka sangat kontras dan menarik dipandang di tengah suasana kuil yang klasik.
Sosok lelaki tua berjubah hitam merah dengan tongkat sakti benar-benar mencuri panggung di Tiga Pembawa Tuah, Rumah Makmur!. Gerak isyarat tangannya yang dramatik saat berbicara dengan penduduk menambah kesan magis pada adegan tersebut. Wajahnya yang ekspresif mampu menyampaikan emosi dari marah hingga gembira dengan sangat baik. Kehadirannya seolah menjadi penyeimbang antara dunia manusia biasa dan kekuatan ghaib yang ada dalam cerita ini.
Ekspresi wajah para penduduk kampung yang berkumpul di Tiga Pembawa Tuah, Rumah Makmur! sangat menggambarkan keputusasaan dan harapan. Beberapa di antaranya memiliki tanda merah di wajah, menunjukkan mereka sedang sakit atau terkena wabah. Reaksi mereka saat melihat budak-budak datang membawa mangkuk ubat sangat menyentuh hati. Adegan ini berhasil membangun emosi penonton tanpa perlu banyak dialog, cukup dengan tatapan mata dan bahasa badan yang kuat.
Setiap watak dalam Tiga Pembawa Tuah, Rumah Makmur! mengenakan kostum yang sangat perincian dan sesuai dengan status sosialnya. Wanita berbaju putih dengan hiasan emas di kepala terlihat anggun, sementara lelaki berbaju perang dengan mahkota kecil tampak berwibawa. Bahkan budak-budak pun mengenakan aksesori rambut yang rumit dan indah. Perhatian terhadap perincian kostum ini membuat dunia dalam cerita terasa sangat nyata dan mendalam bagi penonton.