PreviousLater
Close

Turun Gunung, Jadi Dewa Episod 1

2.1K1.7K

Turun Gunung, Jadi Dewa

Mason Mor, ditipu gurunya turun gunung kerana "perlu tiga juta baiki tokong". Tanpa duit, dia percaya iklan dan pergi temu duga. Rupanya majikannya Chloe Chin, CEO Kumpulan Chin yang baru hasilkan "Sistem Nuwa". Dia perlukan pelindung hebat. Mason hindari serangan pembunuhan dengan mudah, tunjuk kebolehan, diambil sebagai pengawal. Vincent Lim dari Kumpulan Lim tamak sistem itu, berpura-pura memikat Chloe, tapi Mason dedah tipu daya di khalayak. Vincent marah, lalu balas dendam dengan ganas.
  • Instagram

Ulasan Episod Ini

Lihat Lagi

Naga itu memang menakutkan

Efek visual naga di awal cerita benar-benar memukau mata saya. Rasanya seperti menonton filem besar-besaran di pawagam. Aksi pemuda itu mengalahkan naga dengan pedang cahaya sangat epik. Plot cerita dalam Turun Gunung, Jadi Dewa ini memang tidak boleh ditebak. Dari dunia pengamal ilmu tiba-tiba pindah ke kota moden. Saya suka bagaimana mereka menggabungkan elemen fantasi dengan kehidupan sebenar. Sangat menghiburkan untuk ditonton saat santai.

Kejutan cerita yang lucu

Siapa sangka selepas mengalahkan naga, dia malah mencari kerja di kota? Adegan dia melihat poster iklan itu sangat lucu. Wajah bingung dia ketika membaca syarat-syarat itu membuatkan saya ketawa. Dalam Turun Gunung, Jadi Dewa, humor seperti ini sangat diperlukan agar tidak terlalu serius. Karakter utamanya nampak kuat tapi masih polos tentang dunia moden. Saya tunggu episod seterusnya untuk lihat apakah dia akan diterima bekerja.

Hubungan guru dan murid

Adegan imbas kembali dua puluh tahun lalu sangat menyentuh hati. Sang master menemukan bayi itu di tengah hujan. Sekarang mereka bertemu kembali di depan gerbang gunung. Ekspresi sedih sang master saat berpisah sangat terasa. Cerita Turun Gunung, Jadi Dewa tidak hanya tentang aksi, tapi juga emosi. Wanita berbaju hitam itu juga misterius, siapa sebenarnya dia? Saya rasa ada rahasia besar di antara mereka bertiga yang belum terungkap sepenuhnya.

Budaya berbeza yang unik

Melihat seorang pakar ilmu sakti terbang di atas gedung pencakar langit itu pemandangan yang jarang dilihat. Kontras antara pakaian tradisional dia dengan orang kota yang sibuk sangat menarik. Dia kelihatan seperti ikan keluar dari air. Dalam Turun Gunung, Jadi Dewa, adaptasi karakter utama terhadap dunia baru ini jadi daya tarik utama. Bagaimana dia akan menggunakan ilmu saktinya di zaman sekarang? Pasti banyak kejadian lucu yang akan terjadi nanti.

Seleksi yang aneh

Adegan wawancara kerja itu benar-benar di luar dugaan. Banyak lelaki berotot datang menunjukkan kehebatan mereka. Ada yang pamer bekas luka, ada yang pakai baju tentera. Wanita kaya itu duduk tenang sambil menilai mereka. Suasana dalam Turun Gunung, Jadi Dewa berubah jadi seperti pertandingan gladiator moden. Saya penasaran apakah kemampuan khas protagonis akan berguna di sini. Ini bukan wawancara biasa pastinya.

Karakter utama yang polos

Pemuda berbaju biru ini punya aura yang berbeza. Dia kuat tapi tidak sombong. Cara dia memegang tasbih dan berbicara sangat lembut. Saat dia melihat iklan itu, matanya berbinar berharap. Saya suka perkembangan karakter dalam Turun Gunung, Jadi Dewa. Dia bukan tipe pahlawan yang agresif. Justru kesederhanaan dia yang membuat penonton simpati. Semoga dia tidak tertipu dengan iklan yang mencurigakan itu nanti.

Sinematografi yang cantik

Pengambilan gambar di taman tradisional sangat estetik. Gerbang bulan itu klasik sekali. Lalu tiba-tiba pindah ke gedung tinggi yang megah. Transisi visual dalam Turun Gunung, Jadi Dewa dilakukan dengan sangat halus. Pencahayaan saat adegan naga juga dramatis dengan petir menyambar. Setiap bingkai rasanya seperti lukisan bergerak. Saya menikmati setiap detik video ini tanpa bosan sedikitpun. Kualiti produksi memang tinggi.

Wanita misterius itu

Wanita yang duduk di sofa itu kelihatan sangat berwibawa. Dia memakai jas hitam dan rok putih. Matanya tajam saat melihat para pelamar. Saya rasa dia pemilik iklan itu. Dalam Turun Gunung, Jadi Dewa, karakter wanita kuat seperti ini selalu menarik. Dia tidak banyak bicara tapi kehadirannya dominan. Apakah dia mencari suami atau sekadar penerus harta? Misteri ini membuat saya ingin terus menonton sampai habis.

Aksi pedang cahaya

Saat dia mengeluarkan pedang cahaya itu, saya langsung terpukau. Gerakannya cepat dan tepat sasaran. Naga hitam itu hancur menjadi debu. Adegan pertarungan dalam Turun Gunung, Jadi Dewa sangat koreografinya rapi. Tidak ada gerakan yang sia-sia. Suara efek juga mendukung suasana tegang. Bagi penggemar aksi silat, ini adalah tontonan wajib. Saya harap ada lebih banyak laga seperti ini di episod berikutnya nanti.

Hiburan yang lengkap

Gabungan antara aksi, komedi, dan drama keluarga sangat pas. Tidak terlalu berat tapi juga tidak murahan. Cerita Turun Gunung, Jadi Dewa berhasil menangkap perhatian saya dari awal. Dari langit mendung sampai kota yang cerah. Karakter-karakternya punya warna masing-masing. Saya menonton ini di platform tersebut dan rasanya puas sekali. Sangat cocok untuk mengisi waktu luang sambil minum kopi. Rekomendasi untuk semua orang.