PreviousLater
Close

Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir Episode 5

like2.0Kchaase2.0K

Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir

Roni, kultivator turun gunung yang mau nikah dengan tunangannya, Sinta. Tapi ia malah dipaksa menerima taruhan bernilai triliunan. Lalu dia dan Sinta bersama melakukan pertunjukkan live streaming sulap. Setelah live streamingnya sukses, Roni dan Sinta ikut dalam reality show untuk pasangan, di sana hubungan mereka semakin erat dan akhirnya menikah.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Live Stream vs Bos di Kantor

Dua dunia bertabrakan: satu di tepi sungai dengan baju kotor dan trik sulap receh, satunya di kantor mewah dengan kacamata dan cerutu. Si bos nonton live stream Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir sambil geleng-geleng kepala—tapi matanya berbinar. Apa dia sedang merencanakan sesuatu? 🤫 Streaming itu bukan hiburan, tapi intelijen.

Triks Sulap yang Gagal, Tapi Sukses Bikin Penonton Ketawa

Tali putus, krim meletup, pakaian robek—semua 'kegagalan' dalam Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir justru jadi bahan lucu. Karakter utama tak marah, malah tertawa lebar sambil menunjuk ke arah kamera. Ini bukan sulap, ini *anti-sulap* yang membangun ikatan emosional lewat kekacauan bersama. Penonton jadi bagian dari 'tim kacau' 🎭

Drama Keluarga via Tablet

Dua wanita di ruang nyaman, asyik nonton tablet—tapi ekspresi mereka berubah drastis saat melihat adegan Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir. Satu terkejut, satu cemberut. Mereka bukan penonton biasa; mereka mungkin saudara atau mantan yang tahu rahasia di balik 'trik' itu. Teknologi menyatukan, tapi juga mengungkap 😳

Baju Hitam, Krim Putih, dan Emosi yang Meledak

Detail paling jenius: krim putih di wajah dan jas hitam menciptakan kontras visual yang memukau. Setiap tetesan krim adalah metafora—kepolosan di tengah kejahatan, kekacauan yang disengaja. Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir bukan soal ilusi, tapi soal bagaimana kita tetap tersenyum meski dunia berantakan. 💥

Kecelakaan Kriminil yang Jadi Komedi

Aku Bisa Sulap, Bukan Sihir benar-benar menggabungkan adegan kriminal dengan komedi slapstick! Pria botak berlumur krim sambil teriak-teriak, lawannya malah tertawa sambil pegang senjata mainan. Latar jembatan dan sungai bikin suasana absurd makin nyata. Ini bukan film seru—ini teater jalanan yang disutradarai oleh kekacauan 😂