Kebenaran Akan Terungkap
Shirley yang menderita afasia dan terpaksa menikah kontrak dengan Simon, putra orang terkaya, demi menyelamatkan keluarganya. Ia lalu mengetahui keluarga Limowa terlibat dalam kematian ibunya. Dari saling curiga menjadi saling percaya, mereka mengungkap dalang sebenarnya: Alvin, kakaknya Simon, yang membunuh ibu Shirley demi warisan dan berpura-pura cacat. Akhirnya Shirley pulih dan bersama Simon membongkar kebenaran serta menemukan cinta sejati.
Rekomendasi untuk Anda





Kertas Berisi Rahasia yang Tak Dibaca
Dia memberikan kertas berisi daftar panjang, tetapi justru tangannya yang bergetar menjadi fokus utama. Bukan tulisan yang penting—melainkan cara dia menyerahkan kertas itu seperti menyerahkan nyawanya. Kebenaran Akan Terungkap ketika kita berhenti membaca dan mulai merasakan. 📜✨
Jam Tangan vs. Detak Jantung
Jam tangan mewah di pergelangan tangannya terlihat jelas—tetapi detak jantungnya yang tak terlihat justru lebih keras. Saat mereka saling memegang tangan, waktu berhenti. Kebenaran Akan Terungkap bukan dalam kata-kata, melainkan dalam jeda antara napas dan sentuhan. ⏳❤️
Anting Bintang & Rasa Bersalah
Anting bintangnya berkilau, tetapi matanya redup. Dia memandang luka di tangannya sendiri seolah itu bukti kegagalan. Padahal, pria di depannya justru ingin menghapus semua luka—termasuk yang tak kelihatan. Kebenaran Akan Terungkap ketika kita berani memaafkan diri sendiri terlebih dahulu. 🌟
Dari Sofa ke Pelukan: Transisi yang Membunuh
Dari duduk tegak di sofa hingga pelukan mendadak di tengah ruangan—tanpa dialog, hanya tatapan dan gerak tangan yang bergetar. Itu bukan adegan cinta, melainkan ledakan emosi yang tertahan. Kebenaran Akan Terungkap ketika tubuh berbicara lebih jujur daripada mulut. 🫂🔥
Luka di Tangan, Luka di Hati
Adegan perban di tangan wanita itu membuat napas berhenti sejenak—bukan karena lukanya, melainkan ekspresi diamnya yang lebih menyakitkan daripada darah. Pria itu berlutut, tetapi matanya tak berani menatap. Kebenaran Akan Terungkap bukan soal siapa yang salah, melainkan siapa yang berani mengakui kelemahannya sendiri. 💔