PreviousLater
Close

(Sulih suara) Menghabisi yang Jahat Episode 65

like2.0Kchase2.2K
Versi asliicon

(Sulih suara) Menghabisi yang Jahat

5 tahun lalu Bram dikhianati istrinya, bahkan kehilangan orang tua dan saudaranya dalam tragedi berdarah. Lima tahun kemudian, ia kembali sebagai pendekar bela diri untuk membasmi kejahatan dan membalaskan dendam orang tuanya, dimulai dengan menyusup ke dalam organisasi kriminal.
  • Instagram
Ulasan episode ini

Rangga Digulingkan Tanpa Ampun

Adegan pembuka langsung menohok! Rangga yang terluka parah diseret keluar tanpa perlawanan berarti. Perintah wanita berbaju putih itu begitu dingin dan mutlak. Transisi kekuasaan di Geng Naga terjadi sangat cepat dan brutal. Penonton dibuat tegang melihat bagaimana hierarki bisa runtuh dalam sekejap mata. Suasana ruangan yang gelap menambah kesan mencekam dari pengkhianatan ini.

Arga Naik Tahta dengan Sumpah Darah

Prosesi pelantikan Arga sebagai ketua baru terasa sangat sakral namun penuh tekanan. Ia harus berlutut dan bersumpah di depan leluhur, menjanjikan kesetiaan total pada geng. Detail ritual teh yang disajikan menambah nuansa tradisional yang kental. Ekspresi Arga yang serius menunjukkan beban berat yang kini ia pikul. Momen ini menjadi titik balik penting dalam alur cerita yang penuh intrik.

Dodo Mengacaukan Upacara Suci

Tiba-tiba saja Dodo muncul dengan gaya sok asik dan merusak suasana khidmat. Ia berani merebut cangkir teh ritual yang seharusnya diminum Arga. Tindakannya yang lancang dan tidak menghormati tradisi membuat penonton gemas. Wanita berbaju putih langsung marah dan berteriak, menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran ini. Kehadiran Dodo membawa elemen kejutan yang tidak terduga.

Teh Beracun atau Ujian Setia?

Saat Dodo meminum teh ritual tersebut, ia langsung muntah darah. Ini membuktikan bahwa teh itu memang berisi racun atau sesuatu yang berbahaya bagi pengkhianat. Arga yang selamat dari minum teh itu mungkin memang ditakdirkan untuk memimpin. Adegan ini mengingatkan pada kejutan alur klasik di film (Sulih suara) Menghabisi yang Jahat di mana ujian loyalitas selalu berdarah. Sangat menegangkan!

Wanita Berbaju Putih Sang Dalang Utama

Karakter wanita ini benar-benar misterius dan berwibawa. Dari cara bicaranya yang tegas hingga tatapan matanya yang tajam, ia terlihat seperti otak di balik semua rencana penggantian ketua. Ia tidak ragu memerintah anak buah untuk menyingkirkan Rangga. Penampilannya yang elegan kontras dengan kekejaman situasinya. Penonton pasti penasaran apa motif sebenarnya di balik semua ini.

Ulasan seru lainnya (5)
arrow down