(Sulih suara) Perlindungan Sang Penjagal Episode 33
Versi asli
(Sulih suara) Perlindungan Sang Penjagal
Wiro, Sang Pendekar Pedang Legendaris pensiun dari dunia silat dan beralih menjadi tukang potong daging. Suatu kali, dia menyelamatkan Putri Sekar lalu menjadi pengawal pribadinya. Tapi ternyata Sekar membenci tukang daging itu, merasa statusnya rendah dan tak pantas ada di istana bersamanya.
Rekomendasi untuk Anda





.jpg~tplv-vod-noop.image)
Tito vs Prajurit Naga: Siapa yang Lebih Gila?
17 tahun lalu Tito dibunuh oleh keluarga Prajurit Naga—namun kini ia kembali dengan pedang es dan aura maut. Yang lucu? Semua orang di istana terkejut, termasuk sang Kaisar yang hanya mampu memegang dadanya. Drama keluarga plus balas dendam = resep sempurna untuk binge-watch! 😤⚔️
Hening Angin? Bukan, Ini Hening Jantung Penonton!
Saat Tito mengeluarkan 'Hening Angin', semua karakter langsung terdiam—termasuk penonton yang sedang scroll netshort. Adegan ini bukan sekadar pertarungan, melainkan momen pengakuan atas kekuatan sejati. Bahkan tokoh tua berkata: 'Aku belum pernah melihat jurus ini!' 🔥 (Dialih suarakan) Perlindungan Sang Penjagal memang beda level.
Kaisar Gono vs Pedang Emas: Pertarungan yang Tak Seimbang
Kaisar Gono berani menantang Tito di puncak Gunung Kelam—namun begitu pedang emas menyala, wajahnya langsung pucat. Ironisnya, dialah yang dulu memerintahkan pembunuhan Tito. Kini, balas dendam datang dalam bentuk aura api dan es. Balas dendam itu manis, tapi pedangnya lebih tajam 😏
Perempuan Biru & Ekspresi 'Apa?' yang Jadi Meme
Perempuan berbaju biru dengan mahkota bunga—ia satu-satunya yang tetap tenang saat semua orang panik. Namun ketika mendengar 'Hening Angin?', matanya melebar seperti ikan koi. Ekspresinya langsung menjadi meme viral di netshort. (Dialih suarakan) Perlindungan Sang Penjagal sukses membuat kita ikut terkejut dan tertawa dalam 10 detik 🌸
Pedang Es yang Mengguncang Istana
Adegan melempar pedang es ke udara lalu berubah menjadi aura hijau—benar-benar visual yang memukau! Namun yang membuat jantung berdebar bukan efeknya, melainkan ekspresi Cahyo yang dingin namun penuh dendam. (Dialih suarakan) Perlindungan Sang Penjagal benar-benar berhasil membuat penonton menahan napas 🌊❄️