Adegan ini benar-benar menusuk kalbu. Lelaki itu berlumuran darah tapi masih cuba meraih tangan wanita yang terbaring lemah. Ekspresi wajahnya penuh keputusasaan, seolah-olah dunia sedang runtuh di depan matanya. Wanita itu pula hanya mampu memandang dengan mata sayu, mungkin sudah terlalu lelah untuk melawan takdir. Dalam Aku Tak Buta Lagi, setiap detik terasa seperti pisau yang mengiris perasaan penonton. Tidak ada dialog panjang, tapi tatapan mata mereka sudah cukup menceritakan segalanya. Siapa sangka cinta bisa sebegini perit?