Perubahan plot saat Abdul Razak berpura-pura lemah lalu menyerang balas sangat klasik tapi tetap seronok. Namun, reaksi Amri yang santai sahaja kerana punya pelindung badan membuat adegan ini jadi sangat lucu. Wanita berbaju hitam di belakang terlihat sangat bimbang, menambah ketegangan yang justru berakhir dengan kelawaran. Tontonan ringan yang sempurna untuk mengisi masa lapang di aplikasi Netshort.
Di sebalik aksi kung fu yang hebat, ada pesanan moral yang kuat. Amri mengajarkan kita untuk tidak memandang rendah lawan, sekecil mana pun mereka. Dialog 'Awak yang suruh saya pukul awak' menunjukkan bahwa setiap tindakan ada akibatnya. Abdul Razak akhirnya mengaku kalah setelah merasai sendiri kekuatan budak ini. Cerita dalam Budak Kecil Kung Fu ini ringkas tapi penuh makna.
Ekspresi wajah Abdul Razak saat kesakitan terlihat sangat semula jadi, seolah-olah dia benar-benar merasai pukulan tenaga dalam. Begitu juga dengan Amri yang bisa mengimbangi antara serius dan lucu. Wanita tua yang tertawa bebas di latar belakang menambah suasana menjadi lebih hidup. Perincian kostum dan latar tempat latihan kung fu juga sangat asli. Benar-benar tontonan berkualiti!
Bahagian paling lucu adalah saat Amri bertanya apakah Abdul Razak lupa kalau dia punya pelindung badan. Wajah keliru Abdul Razak yang kemudian sedar dirinya tertipu sangat menghiburkan. Ditambah lagi komen tentang makan ubi keledek yang membuat semua orang tertawa. Adegan ini menunjukkan bahwa Budak Kecil Kung Fu tidak hanya soal bertarung, tapi juga soal kecerdasan dan humor.
Walaupun pelakonnya seorang budak kecil, koreografi pertarungannya sangat kemas dan terlihat profesional. Gerakan Amri yang lincah berbanding terbalik dengan Abdul Razak yang terhad di kerusi roda. Efek suara dan visual saat pukulan mengenai sasaran juga sangat tepat. Wanita berbaju hitam yang terkejut melihat kekuatan Amri menambah dramatisasi adegan. Salut untuk pasukan produksi!