Akulah Iblis Jahat
Saat berlatih kultivasi bersama para perawan suci di alam abadi, kultivator jahat Calvin mengalami kecelakaan kultivasi dan terpental ke dunia fana, bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pria pemalu dan jujur dengan nama yang sama. Saksikan perjalanan Calvin di dunia fana.
Rekomendasi untuk Anda








Baju Putih dengan Lukisan Bambu
Kemeja putih pria itu bukan sekadar busana—melainkan simbol keangkuhan yang rapuh. Lukisan bambu hitamnya mengingatkan pada keteguhan yang mudah patah. Saat ia tersenyum lalu terkejut, kita tahu: di balik elegansi, tersembunyi keretakan yang tak terlihat 🌿
Perhiasan Mutiara vs Senyum Dingin
Dua wanita, dua gaya, satu ruang: mutiara panjang versus kalung minimalis. Yang satu memancarkan keanggunan tradisional, yang lain modern namun penuh beban emosional. Dalam Akulah Iblis Jahat, perhiasan bukan sekadar hiasan—melainkan pelindung identitas 💎
Adegan Kamar Tidur yang Mengguncang
Transisi dari lobi ke kamar tidur—dramatis! Pria tanpa kemeja, leher berbekas ciuman, dan ekspresi bingung. Wanita berpakaian putih berdiri tegak, diam namun menusuk. Ini bukan cinta, melainkan pertempuran kuasa. Akulah Iblis Jahat benar-benar tak main-main 🔥
Ketika Semua Berdiri, Semua Berubah
Saat mereka berdiri bersama di akhir, suasana berubah drastis. Asap misterius, tatapan kosong, dan keheningan yang berat. Bukan akhir cerita—melainkan awal dari kehancuran yang direncanakan. Akulah Iblis Jahat sukses membuat penonton menahan napas 😶
Ruang Tamu yang Penuh Drama
Lobi mewah dengan karpet merah dan ukiran kayu menjadi saksi bisu konflik keluarga dalam Akulah Iblis Jahat. Ekspresi wajah mereka berbicara lebih keras daripada dialog—ketegangan, kekecewaan, dan kejutan terukir jelas. Setiap gerak tubuh bagaikan adegan teater klasik 🎭