Akulah Iblis Jahat
Saat berlatih kultivasi bersama para perawan suci di alam abadi, kultivator jahat Calvin mengalami kecelakaan kultivasi dan terpental ke dunia fana, bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pria pemalu dan jujur dengan nama yang sama. Saksikan perjalanan Calvin di dunia fana.
Rekomendasi untuk Anda








Perhiasan Mutiara versus Senyum Palsu
Mutiara panjang di leher wanita berkebaya hitam—elegan, namun dingin. Di sisi lain, senyum pria berjas marun terlalu lebar, terlalu sempurna. Akulah Iblis Jahat mengajarkan: kemewahan bisa menjadi topeng, dan topeng itu sering kali lebih menakutkan daripada kebohongan. 💎
Tangga Kayu & Mata Emas
Adegan tangga kayu dengan pria berbaju putih bergambar bambu—lalu matanya berubah menjadi emas! Saat itu, semua napas berhenti. Akulah Iblis Jahat tidak main-main: siapa pun bisa menjadi musuh dalam sekejap. Visualnya epik, tetapi yang membuat merinding adalah ketenangan sebelum badai. 🌪️
Tiga Wanita, Satu Ruang Tamu Mewah
Duduk di sofa krem, mereka bagai lukisan hidup: satu tradisional, satu modern, satu bermotif bunga-bungaan. Namun tatapan mereka? Semuanya tajam. Akulah Iblis Jahat menggambarkan konflik keluarga bukan lewat teriakan—melainkan lewat cara mereka menyilangkan kaki. 🔥
Jas Hitam & Tangan yang Menunjuk
Dia menunjuk, lalu dunia bergetar. Gerakan tangan itu bukan ancaman—melainkan perintah. Dalam Akulah Iblis Jahat, kekuasaan bukan terletak di kursi, melainkan di jari yang mengarah. Dan ya, kita semua tahu: siapa yang ditunjuk, pasti akan jatuh… atau bangkit. 👀
Karpet Merah yang Membuat Ngeri
Karpet merah bukanlah simbol kehormatan—melainkan ujian kesabaran. Pria berjas hitam itu berjalan bagai seorang raja, sementara yang lain menunduk rendah. Akulah Iblis Jahat memang tak butuh dialog: ekspresi diam saja sudah menceritakan tentang hierarki yang mengerikan. 😳