Akulah Iblis Jahat
Saat berlatih kultivasi bersama para perawan suci di alam abadi, kultivator jahat Calvin mengalami kecelakaan kultivasi dan terpental ke dunia fana, bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pria pemalu dan jujur dengan nama yang sama. Saksikan perjalanan Calvin di dunia fana.
Rekomendasi untuk Anda








Ritual Kuno vs Modernitas Mewah
Latar ruang tamu mewah dengan tirai brokat, namun tiba-tiba muncul sosok berjubah putih panjang dan tongkat bulu—kontras budaya yang sangat kuat! Ritual kuno ini terasa seperti 'crash' di dunia modern. Akulah Iblis Jahat berhasil memadukan estetika tradisional dan dramatisasi kontemporer dengan brilian. 🏯✨
Adegan Pecahnya Vas = Puncak Ketegangan
Detik-detik sebelum vas pecah: semua menahan napas, cahaya biru berkelip, lalu—*shatter*! Lelaki tua jatuh, asap mengepul, dan suasana berubah drastis. Adegan ini bukan hanya spektakuler secara visual, tetapi juga simbol kegagalan ritual. Akulah Iblis Jahat tahu kapan harus 'meledakkan bom'. 💣
Si Putih Berlengan Silang: Anti-Hero yang Tenang
Ia berdiri dengan lengan silang, tidak ikut panik meski petir menyambar. Saat orang lain terkejut, ia justru mulai menggerakkan tangan—lalu muncul cahaya biru! Karakter ini jelas bukan sekadar penonton. Akulah Iblis Jahat memberinya aura misterius yang membangkitkan rasa penasaran: siapa dia? Musuh atau sekutu? 🤫
Ekspresi Wajah = Bahasa Tubuh Terbaik
Perhatikan ekspresi Lin Xue—mata membulat, bibir gemetar, tangan menggenggam erat. Tanpa dialog, ia sudah bercerita tentang ketakutan dan kebingungan. Di sisi lain, pemuda berbaju putih justru tersenyum sinis saat semua panik. Akulah Iblis Jahat berhasil menggunakan wajah sebagai senjata naratif. 👁️
Vas Ajaib yang Membuat Semua Panik
Vas hijau itu bukan sekadar prop—saat diangkat, asap hitam muncul, langit berubah gelap, dan petir menyambar! 🔥 Semua karakter terdiam, termasuk sang tokoh utama dalam jubah emas. Ternyata aku adalah Iblis Jahat yang memiliki twist magis yang membuat napas tertahan. Sangat dramatis!