Kebiadaban Anak Angkat
Putra Lucy, Ray dan istrinya, Helen yang tamak berniat rebut semua aset Lucy. Lucy susun rencana untuk mengelabui mereka, tapi Ray tahu rencana Lucy dan provokasi netizen untuk menyerang Lucy. Dengan bantuan Bella, keponakan Lucy, mereka berdua merilis bukti-bukti kuat untuk semua perbuatan Ray selama ini.
Rekomendasi untuk Anda





.jpg~tplv-vod-noop.image)
.jpg~tplv-vod-noop.image)
Si Pemuda yang Terjatuh
Pria muda itu terjatuh, matanya membulat, mulut terbuka—bukan karena sakit, tapi karena kaget dan malu. Di tengah kerumunan, ia jadi pusat perhatian yang tak diinginkan. Kebiadaban Anak Angkat menggambarkan betapa mudahnya harga diri hancur dalam satu detik. 😳
Ibu dengan Rajutan Daun
Kardigan putihnya berhias daun-daun halus, tapi ekspresinya tajam seperti pisau. Ia tak bicara banyak, tapi setiap tatapannya menyampaikan: 'Aku tahu semuanya.' Dalam Kebiadaban Anak Angkat, keheningan sering lebih keras dari teriakan. 🍃
Kerumunan yang Tak Bisa Diam
Orang-orang berdiri membentuk lingkaran, seperti penonton teater tanpa tiket. Mereka tidak ikut campur, tapi juga tak pergi. Inilah kekejaman sosial: diam saja sudah cukup untuk menyakiti. Kebiadaban Anak Angkat menunjukkan betapa kita semua bisa jadi pelaku pasif. 👀
Mobil Hitam & Pintu yang Tertutup
Pintu mobil tertutup pelan, tapi suaranya terdengar di telinga penonton. Itu bukan akhir, tapi awal dari pertanyaan besar: siapa yang berbohong? Kebiadaban Anak Angkat berhasil membuat kita merasa seperti ada di tengah jalan desa itu—basah, bingung, dan tak bisa berpaling. 🚗💨
Air Mata di Pinggir Jalan
Adegan Li Hua berdiri diam sambil memegang tas kecilnya, wajahnya penuh kebingungan dan luka—seperti orang yang baru saja kehilangan sesuatu yang tak bisa dibeli kembali. Kebiadaban Anak Angkat memang bukan soal uang, tapi soal rasa percaya yang retak perlahan. 🌧️