Adegan ini benar-benar memukau! Raja yang duduk di singgasana dengan wajah serius kontras dengan prajurit berbulu yang tertawa lepas. Ketegangan terasa saat pemuda itu terluka, tapi justru membuat penonton penasaran dengan kelanjutan Jadi Pemboros Cuma Taktikku. Ekspresi para bangsawan yang syok menambah dramatis suasana istana. Aksi bela diri yang cepat dan darah di lantai memberi kesan nyata. Penonton diajak merasakan emosi dari kemarahan hingga keheranan dalam satu adegan pendek yang padat.