Adegan makan malam ini benar-benar menegangkan! Ekspresi pejabat berbaju biru yang terus tersenyum licik sambil memegang cangkir kecil membuatku merinding. Di sisi lain, pemuda dengan pakaian bermotif kembang api terlihat waspada, seolah sedang membaca pikiran lawan bicaranya. Suasana di meja makan terasa penuh dengan strategi tersembunyi, persis seperti yang sering terjadi dalam drama Jadi Pemboros Cuma Taktikku. Detail makanan yang lezat kontras dengan ketegangan politik yang terjadi. Penonton diajak menebak-nebak siapa yang sebenarnya memegang kendali dalam percakapan tanpa suara ini. Sangat seru!