Adegan di atas tembok kota benar-benar memukau! Pemuda berbaju putih dengan pedang berbulu tampak begitu berwibawa menghadapi kaisar tua berjubah emas. Ketegangan terasa sampai ke layar, apalagi saat pejabat tua itu berteriak marah. Dalam Jadi Pemboros Cuma Taktikku, konflik kekuasaan digambarkan sangat intens tanpa perlu banyak dialog. Ekspresi wajah setiap karakter menceritakan segalanya. Penonton dibuat penasaran siapa yang sebenarnya memegang kendali. Adegan ini menunjukkan bahwa kekuatan tidak selalu tentang usia atau jabatan.