Pedang Terangkat, Penyesalan Terlambat
Arman, Dewa Pedang yang menyamar sebagai Tabib Desa, menikah dengan Irma demi menjalani ujian cinta. Selama tiga tahun ia diam-diam melindungi Sekte Pedang Ara, namun dihina dan tak diakui. Saat masa perjanjian hampir usai, rahasia dan ambisi tersembunyi mulai mengguncang segalanya.
Rekomendasi untuk Anda





Mantra Emas di Telapak Tangan
Saat Xiao Yu membuka kalung ajaib, cahaya emas menyembur—detil visual ini sangat cinematic! Tekstur tali, kilau mutiara, hingga getaran energi yang terasa di layar... Pedang Terangkat, Penyesalan Terlambat sukses bikin napas tertahan 😳💫
Senyum Palsu Sang Master
Master Li berdiri tenang sambil tersenyum lebar saat Bai Lian terluka—kontras emosionalnya brutal! Apakah dia diam karena bijak... atau karena sudah tahu akhirnya? Pedang Terangkat, Penyesalan Terlambat penuh teka-teki yang menggoda 🤐🍃
Rambut Hitam & Kain Putih yang Berdarah
Detail kostum Bai Lian—putih bersih tapi ternoda darah, rambut terurai, bunga perak masih menempel—simbol keanggunan yang hancur perlahan. Adegan ini bukan hanya jatuh, tapi penyerahan diri yang tragis 🌸💔
Empat Orang, Satu Jalan Batu Berlumut
Latar belakang hutan lebat, jalan batu berlumut, dan empat karakter yang saling tarik-menarik—komposisi frame-nya seperti lukisan kuno hidup. Pedang Terangkat, Penyesalan Terlambat berhasil menciptakan dunia yang bisa kita rasakan, bukan cuma lihat 🎨🚶♀️
Darah di Ujung Bibir, Hati yang Robek
Adegan jatuhnya Bai Lian dengan darah mengalir dari mulutnya begitu memukau—ekspresi sakit dan kecewa terukir jelas. Temannya, Xiao Yu, panik tapi tetap setia. Pedang Terangkat, Penyesalan Terlambat benar-benar menggigit hati 🩸✨