PreviousLater
Close

Sang Tuan Muda dari Tahun 90-an Gila Balas Dendam Episode 28

like4.9Kchase14.7K

Sang Tuan Muda dari Tahun 90-an Gila Balas Dendam

Pada kehidupan sebelumnya, Xu Zhengyu, yang seharusnya menjadi pewaris sebuah grup besar, menjadi "anjing penjilat" setia Zhang Me'e, seorang janda, akibat godaan manisnya. Ia memberikan segalanya kepada Zhang Me'e, hanya untuk dikhianati dan dihancurkan oleh wanita itu. Rumah tangganya hancur, anak tunggalnya ternyata bukan darah dagingnya, dan ia difitnah serta jatuh sakit parah akibat rencana busuk Zhang Me'e, yang akhirnya mengusirnya dari rumah. Di saat-saat terakhir hidupnya, wanita yang s
  • Instagram
Ulasan episode ini

Sketsa yang Menghantui

Ia menggambar wajah robot di atas kertas putih, tangannya gemetar. Namun Tuan Muda dari Tahun 90-an yang Gila Balas Dendam tidak memperhatikannya—matanya terpaku pada cangkir susu yang diberikan wanita itu. Sketsa itu bukan rencana, melainkan kenangan yang belum mati. 🖊️🤖

Susu vs Darah

Susunya dingin, darahnya hangat. Wanita dalam gaun merah menawarkan keduanya—satu untuk menyembuhkan, satu untuk mengingatkan. Tuan Muda dari Tahun 90-an yang Gila Balas Dendam meminum susu, lalu diam. Sebab terkadang, balas dendam dimulai dengan menelan pil manis. 🥛🩸

Sentuhan yang Menyakiti

Tangannya di lehernya—lembut, namun jarinya menekan seolah ingin menghentikan detak jantung. Tuan Muda dari Tahun 90-an yang Gila Balas Dendam tidak berteriak. Ia hanya menatapnya, lalu tersenyum tipis. Cinta yang beracun selalu datang dalam balutan sutra merah. 😌🌹

Rak Buku Penuh Rahasia

Di belakang mereka, rak buku penuh novel kuno dan foto berbingkai. Namun yang paling mencolok? Patung kelinci putih—simbol kepolosan yang telah lama mati. Tuan Muda dari Tahun 90-an yang Gila Balas Dendam tak pernah membaca buku itu. Ia hanya mengingat halaman terakhir. 📚🐇

Jam Tangan yang Berhenti

Jam tangannya masih berdetak, namun matanya telah berhenti di masa lalu. Wanita berpakaian merah menyentuh pergelangan tangannya—bukan untuk memeriksa waktu, melainkan untuk mengingatkan: kau masih hidup, meski hatimu telah dikubur. Tuan Muda dari Tahun 90-an yang Gila Balas Dendam mengangguk pelan. ⏳🖤

Ulasan seru lainnya (5)
arrow down