PreviousLater
Close

Cinta dan Ambisi Episode 2

like2.0Kchaase2.0K

Cinta dan Ambisi

Gadis pabrik kelas bawah, Tania, memanfaatkan taruhan cinta pewaris kaya, masuk kampus ternama. Tiga tahun kemudian, dia menggunakan sumber daya keluarga Wijaya untuk berbisnis, menghadapi boikot, memperkuat timnya, dan akhirnya mengalahkan Raka dan ibunya, membawa Perusahaan Cahaya ke puncak.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Luka yang Tak Terlihat di Balik Seragam

Wanita berambut pink tidak hanya cantik—ia memiliki luka di pipi dan tatapan yang menyimpan banyak rahasia. Seragam kerja abu-abu tak mampu menyembunyikan rasa sakitnya. Di adegan rumah, darah di bibir dan lengan menunjukkan: bukan kecelakaan, melainkan kekerasan tersembunyi. Cinta dan Ambisi memang tentang perjuangan yang dilakukan dalam diam 🌸

Ayah Tania: Karakter yang Bikin Ngeri & Sedih

Bima sebagai Ayah Tania—wajahnya lebar, mata melotot, gerakannya kasar. Botol bir berserakan, Tania terjatuh, luka di wajahnya... Ini bukan adegan biasa. Ekspresi ketakutan Tania berbanding dengan ketidakpedulian sang ayah menciptakan tekanan emosional yang sangat tinggi. Cinta dan Ambisi berhasil membuat penonton merasa ingin menyelamatkan 😰

Pintu Rusak, Harapan Masih Ada

Tania berdiri di depan pintu kusam, cat mengelupas—simbol masa lalunya yang rapuh. Namun matanya tetap tajam, berani mengintip ke luar. Lalu muncul pria berjas hitam: misterius, tenang, bagai cahaya di ujung lorong gelap. Cinta dan Ambisi memberikan harapan, meski luka belum sembuh 🚪✨

Neon Barbershop vs Kesunyian Malam

Lampu barbershop berkedip warna-warni, tetapi wajah wanita berambut pink datar dan kosong. Ia memegang ayam goreng—sisa makan siang yang menjadi saksi bisu. Di tengah hiruk-pikuk kota, ia sendiri. Cinta dan Ambisi menggambarkan kesepian modern dengan sangat akurat: kita bisa berada di tengah keramaian, namun tetap terisolasi 🌃🍗

Makan Siang yang Berubah Jadi Drama

Dua pekerja muda duduk santai, makan nasi bungkus—tetapi ekspresi mereka penuh cerita. Pria itu mengeluh, sementara wanita diam dengan luka kecil di pipinya. Lalu ayam goreng menjadi simbol perubahan: dari hal biasa berubah menjadi konflik, lalu kabur sendiri. Ternyata cinta dan ambisi dimulai dari hal sekecil ini 🍗💔