Cinta dan Ambisi
Gadis pabrik kelas bawah, Tania, memanfaatkan taruhan cinta pewaris kaya, masuk kampus ternama. Tiga tahun kemudian, dia menggunakan sumber daya keluarga Wijaya untuk berbisnis, menghadapi boikot, memperkuat timnya, dan akhirnya mengalahkan Raka dan ibunya, membawa Perusahaan Cahaya ke puncak.
Rekomendasi untuk Anda




印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)
Ia Selalu Membawa Buku Hijau
Setiap kali ia membaca buku hijau itu, ada harapan yang terselip dalam senyumnya. Namun ketika lelaki itu lewat tanpa menoleh, ekspresinya berubah—seperti kertas yang dilipat terlalu keras. Cinta dan Ambisi mengajarkan: kadang-kadang, kita belajar bahasa cinta dari halaman-halaman yang tak pernah dibaca bersama. 📖💔
Jam Menara & Salju Pertama
Jam menara merah itu bagai saksi bisu atas semua janji yang tertunda. Saat salju turun, ia berdiri sendiri—namun tak lama kemudian, payung transparan muncul. Bukan kebetulan, melainkan pilihan. Cinta dan Ambisi bukan drama pelarian, melainkan kisah tentang keberanian mendekat meski tahu hati bisa membeku. ❄️☔
Rambut Hitam & Klip Bintang
Klip bintang di rambutnya selalu mengkilap—seperti harapan yang tak pernah padam. Meski sering ditinggalkan, ia tetap membaca, tetap tersenyum, tetap percaya bahwa suatu hari nanti, ia akan berbagi halaman yang sama. Cinta dan Ambisi adalah tentang kekuatan diam yang lebih keras daripada teriakan. ✨📖
Kucing Hitam & Kertas Ujian
Di tengah hiruk-pikuk kampus, ia duduk sambil mengelus kucing hitam—simbol ketenangan di tengah kegaduhan ambisi. Lalu datang ia, membawa kertas ujian yang sama. Bukan persaingan, melainkan kolaborasi. Cinta dan Ambisi mengingatkan: kadang-kadang, cinta lahir bukan dari kata-kata, melainkan dari satu lembar kertas yang dibagi dua. 🐾❤️
Bunga Sakura dan Buku Fisika
Adegan pembuka dengan bunga sakura yang jatuh di wajahnya—manis, tetapi menyimpan kesedihan tersembunyi. Ia memegang buku 'Fisika', namun matanya tidak fokus pada rumus, melainkan pada bayangan masa lalu. Cinta dan Ambisi bukan soal nilai, melainkan tentang siapa yang berani menunggu di bawah pohon yang sama. 🌸📚