Cinta dan Ambisi
Gadis pabrik kelas bawah, Tania, memanfaatkan taruhan cinta pewaris kaya, masuk kampus ternama. Tiga tahun kemudian, dia menggunakan sumber daya keluarga Wijaya untuk berbisnis, menghadapi boikot, memperkuat timnya, dan akhirnya mengalahkan Raka dan ibunya, membawa Perusahaan Cahaya ke puncak.
Rekomendasi untuk Anda




印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)
Botol Bir & Kebisuan di Rumah Kosong
Xiao Yu membersihkan botol bir sambil menahan air mata—ini bukan adegan biasa, melainkan keheningan setelah badai. Setiap botol yang dikumpulkan bagai mengumpulkan kenangan yang pecah. Cinta dan Ambisi memang tak pernah lepas dari luka yang disembunyikan. 🍺
Seragam Biru & Papan Penghargaan yang Menyakitkan
Melihat Xiao Yu berdiri di depan papan penghargaan, lalu menatap nama 'Zhou Yan' dengan tatapan kosong... Aduh, ini bukan soal cemburu, melainkan rasa tidak cukup meski sudah berusaha keras. Cinta dan Ambisi benar-benar menyentuh sisi gelap mimpi remaja. 😔
Mobil Hitam & Pintu yang Tak Terbuka
Li Wei masuk mobil hitam sementara Xiao Yu berhenti di jalan—tanpa kata, tanpa salam. Adegan ini lebih mengerikan daripada pertengkaran. Di Cinta dan Ambisi, kepergian sering kali lebih berisik daripada suara teriakan. 🚗💨
Garis Tepi Kemeja Biru & Rasa Bersalah yang Tak Terlihat
Perhatikan cara Xiao Yu membetulkan kemejanya—gerakan kecil tapi penuh makna. Dia mencoba tampil rapi, padahal hatinya berantakan. Di Cinta dan Ambisi, detail seperti ini justru yang paling menusuk. Kita semua pernah jadi 'dia'. 👕💔
Cinta dan Ambisi: Ciuman di Bawah Lampu Biru
Adegan ciuman mendadak di tengah jalan malam itu membuat jantung berdebar! Ekspresi kaget lalu lembutnya Li Wei saat Xiao Yu memeluknya—kita semua tahu ini bukan sekadar cinta, melainkan pelarian dari beban yang tak terucap. 💙 #CintaDanAmbisi